Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Penumpang Tujuan Kuwait dan Qatar Terlantar di Bandara Soetta

Tangerang - Sejumlah penumpang menuju Kuawit dan Qatar terlantar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), pada Minggu kemarin, 1 Maret 2026. Walaupun kecewa, mereka hanya bisa pasrah dengan kondisi di Timur Tengah.
Suasana di konter chek-in Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dipadati pemumpang internasional tujuan Kuwait dan Qatar, Minggu 1 Maret 2026, malam.

Di Terminal 3 internasional, sejumlah penumpang tampak mendatangi konter informasi maskapai untuk memastikan jadwal keberangkatan mereka. Sebagian lainnya memilih bertahan di area ruang tunggu keberangkatan, bahkan hingga beristirahat di kursi-kursi terminal sambil menunggu kepastian.

Nur Iman, penumpang tujuan Kuwait, mengatakan dirinya dijadwalkan terbang ke Kuwait dengan transit di Doha, Qatar menggunakan maskapai Qatar Airways. Namun, ia mengaku tidak menerima informasi pembatalan dari pihak maskapai.

"Biasanya maskapai menelepon jika ada perubahan jadwal penerbangan. Tapi kali ini tidak ada informasi," ujarnya di Bandara Internasional Soetta.

Bahkan tadi pagi, Nur Iman mengaku, masih bisa check-in melalui penerbangan Garuda Indonesia karena Garuda merupakan mitra Qatar. Lantaran terlanjur datang ke bandara, maka masih menunggu kepastian dari maskapai terkait opsi penjadwalan ulang atau kebijakan lainnya.

Sementara penumpang tujuan Doha, Qatar, Ashabul Yamin menyatakan telah melakukan check-in sejak Sabtu 28 Februari 2026 petang. Namun, penerbangannya mengalami penundaan berulang kali sebelum akhirnya dibatalkan.

"Sempat beberapa kali delay. Awalnya dua jam, lalu ditunda lagi sampai menunggu jadwal penerbangan hari berikutnya, itu pun belum ada kepastian," kata Yamin.

Terpisah, Taurina warga Indonesia yang ada di Kuwait menceritakan kondisi di tempat tinggalnya melalui pesan singkat. "Sirine berbunyi setiap saat, sebagai tanda bahaya," ujarnya.

Taurina membeberkan bila bandara di Kuwait sudah terkena serangan drone dan bandarapun telah dinyatakan tutup oleh pemerintah setempat. "Supermarket penuh orang untuk membeli bahan makanan dan minuman, menyeka panik dan stok makanan," kata Taurina.

Taurina mengaku saat dirinya dan keluarganya hendak menjalankan sholat isya dan tarawih. "Saya melihat rudal di langit dan meledak, kemudian ada pengumuman kalau semua mesjid hanya sholat isya dan sholat tarawehnya di rumah saja," kata dia.

Taurina membeberkan beberapa klinik kesehatan telah hangus dan bau terbakar karena sejak pagi ini sudah tiga bom yang melanda wilayah yang dia tinggali.

"Saat rudal atau bom meledak goncangannya sampai menggetarkan gedung-gedung dan kaca-kaca gedung. Barang-barabg berjatuhan karena getarannya," ujarnya.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads