Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Mahasiswi
Amman, Yordania ; Presiden RI disambut meriah di Amman dalam rangka penguatan hubungan diplomatik 75 tahun Indonesia-Yordania.Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengawali kunjungan kenegaraannya di Yordania dengan momen keakraban yang tak terduga.
Di tengah pengamanan ketat dan agenda diplomatik yang padat, Prabowo menyempatkan diri memberikan ucapan selamat ulang tahun secara personal kepada seorang mahasiswi Indonesia di Amman, Selasa 24 Februari 2026 malam.
Insiden spontan tersebut terjadi saat Presiden tiba di lobi hotel tempatnya menginap. Kerumunan mahasiswa yang telah menanti sejak sore menyambut kedatangan kepala negara dengan antusiasme tinggi.
Di tengah keriuhan tersebut, seorang mahasiswi terdengar menyebutkan bahwa hari itu adalah hari kelahirannya.
Mendengar hal itu, Prabowo menghentikan langkahnya dan mencari sumber suara di antara barisan pemuda tersebut.
"Siapa yang ulang tahun? Siapa namamu?" tanya Prabowo saat menghampiri mahasiswi berkerudung cokelat tersebut.
Mahasiswi bernama Lulu itu tampak terkejut sekaligus haru saat Presiden berdiri tepat di hadapannya. Dalam dialog singkat namun hangat, Prabowo mendoakan kesejahteraan bagi warganya yang sedang menempuh studi di luar negeri tersebut.
"Selamat ulang tahun, Lulu. Semoga panjang umur, sehat selalu, bahagia selalu," ujar Presiden yang disambut dengan ucapan terima kasih mendalam dari sang mahasiswi.
Misi Diplomatik dan Pendidikan
Selain momen humanis tersebut, kunjungan ini membawa misi strategis yang krusial bagi kedua negara. Tahun 2026 menjadi momentum spesial karena menandai 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Yordania.
Pemerintah Indonesia menargetkan penguatan kerja sama di berbagai sektor kunci, termasuk pertahanan, ketahanan pangan, dan pendidikan.
Kehadiran para mahasiswa di Amman menjadi representasi penting dari kemitraan sektor pendidikan yang terus berkembang antara Jakarta dan Amman.
Kunjungan ini juga dipandang sebagai langkah krusial dalam mempertegas posisi Indonesia terhadap isu-isu di kawasan Timur Tengah, mengingat peran Yordania sebagai mitra stabilisator di wilayah tersebut.(*)

