Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Adrian Mutu Sarankan Rumania Asah Serangan Balik Lawan Turki

Rumania:;Adrian Mutu menilai Rumania harus tampil disiplin secara taktik dan fisik untuk menurunkan kualitas individu pemain Turki.

Legenda sepak bola Rumania, Adrian Mutu, menyebut tim nasional negaranya memiliki “senjata mematikan” jelang duel krusial melawan Turki pada babak semifinal play-off kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Rumania akan berjuang di babak play-off Maret mendatang untuk merebut tiket Piala Dunia 2026.

Pertandingan satu leg tersebut akan digelar pada 26 Maret 2026 pukul 19.00 waktu setempat, dan pemenangnya akan menghadapi pemenang semifinal play-off lainnya antara Slovakia vs Kosovo.

Turki dan Rumania akan saling berhadapan dalam duel hidup-mati demi satu tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026. Menjelang laga penting itu, Mutu memberikan pendapat mengenai strategi yang harus diterapkan skuad berjulukan Tricolorii.

Mantan penyerang Fiorentina yang pernah dijuluki The Brilliant One itu menilai Rumania harus tampil disiplin secara taktik dan fisik untuk menurunkan kualitas individu pemain Turki. Ia menekankan pentingnya kerja keras dan kekompakan tim.

"Apa yang perlu kami lakukan adalah mempersiapkan taktik dan fisik. Ini akan menjadi pertandingan di mana kami harus berlari lebih banyak dari lawan untuk menetralisir perbedaan kualitas," kata Mutu, dikutip dari media Rumania, Spotmedia.ro.

"Untuk berlari lebih banyak, pertahankan posisi, bukan meninggalkan ruang antarkompartemen," pria berusia 47 tahun itu menambahkan.

Mutu menilai laga ini akan menuntut kerja ekstra dari para pemain Rumania. Menurutnya, mereka harus mampu menutup ruang dengan baik dan menjaga jarak antar lini agar tidak mudah ditembus lawan.

“Secara taktis, itu sangat bergantung pada Mircea Lucescu, strategi apa yang akan dia ambil. Dari sudut pandang saya, strategi terbaik adalah yang kami sukai,” katanya.

Mutu juga menyinggung peran pelatih Mircea Lucescu dalam menentukan pendekatan terbaik. Secara pribadi, Mutu percaya bahwa gaya bermain bertahan solid dan mengandalkan serangan balik adalah identitas yang paling cocok bagi Rumania.

"Kami memiliki pertahanan yang kokoh, seperti yang telah kami tunjukkan di banyak pertandingan, dan serangan balik, senjata mematikan kami yang menentukan tim nasional dari waktu ke waktu," ucapnya. 

"Mungkin hanya pada era Gheorghe Hagi, generasi emas kami saat itu lebih banyak menguasai bola," Mutu menambahkan.

Pencetak 35 gol untuk Timnas Rumania itu juga menyoroti faktor tekanan dari pendukung tuan rumah yang justru bisa menjadi beban bagi Turki.

"Dan tekanan dari pendukung Turki akan menjadi pedang bermata dua bagi mereka. Ini akan mendorong mereka dari belakang, memberi mereka sayap," kata Mutu.

"Namun jika Turki tidak dalam kondisi yang baik, mereka akan membuat kesalahan yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Rumania pada saat yang tepat. Tekanan dapat memotivasi kami," pria yang juga pernah menangani Timnas Rumania U-21 itu menambahkan. 

Mutu berharap atmosfer pertandingan justru membuat para pemain Rumania makin fokus dan waspada sepanjang laga.

“Saya harap atmosfernya membuat kami tetap waspada sepanjang pertandingan, lebih banyak perhatian, konsentrasi. Semua optimistis, tapi yang paling penting adalah para pemain menganggapnya sebagai pertandingan yang sangat, sangat penting," katanya, mengingatkan. 

"Inilah saatnya untuk mengalahkan diri sendiri. Mereka (pemain) telah membuktikan kemampuan di tim U-21 dan mereka juga bisa melakukannya sekarang,” Mutu menambahkan.

Optimisme berlebih memang bisa menghancurkan kubu Rumania. Maka itu, Mutu mengingatkan bahwa yang terpenting adalah mentalitas dan kesiapan untuk melampaui batas kemampuan sendiri dalam laga sepenting ini.

Dengan disiplin bertahan dan efektivitas serangan balik, Rumania berharap bisa menyingkirkan Turki dan tampil lebih dekat ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads