Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Mesir Desak Pasukan Internasional Awasi Gencatan Senjata Gaza

Kairo : Mesir mendesak penempatan segera pasukan stabilisasi internasional untuk memantau pelaksanaan gencatan senjata di Jalur Gaza. Seruan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty pada Minggu, 8 Februari 2026.
Kondisi Gaza pascaperang (Foto: X - UNDP Palestine)

Melansir dari Xinhua, langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas kawasan. Menurut Kementerian Luar Negeri Mesir, seruan itu disampaikan Abdelatty dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Yunani George Gerapetritis.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua diplomat membahas meningkatnya ketegangan regional. Mereka juga membicarakan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keberlanjutan gencatan senjata di Gaza.

Abdelatty menekankan pentingnya mempercepat pelaksanaan tahap kedua rencana perdamaian yang diusulkan Amerika Serikat. Tahap ini mencakup rencana penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza.

Langkah tersebut telah mendapatkan persetujuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada November tahun lalu. Selain itu, Mesir menegaskan dukungannya terhadap Komite Nasional Palestina teknokratis yang baru dibentuk untuk mengelola administrasi Gaza.

Abdelatty menyebut komite tersebut sebagai badan transisi yang krusial dalam menangani kebutuhan administratif dan kemanusiaan sehari-hari warga Gaza. Komite yang dibentuk pada pertengahan Januari itu diharapkan dapat membuka jalan bagi kembalinya Otoritas Palestina untuk memerintah Gaza secara penuh.

Mesir menilai langkah ini penting untuk menciptakan tata kelola yang stabil dan efektif di wilayah tersebut. Abdelatty juga menyoroti pentingnya memastikan aliran bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan ke Gaza.

Ia menegaskan perlunya meletakkan dasar bagi pemulihan awal dan proses rekonstruksi pascakonflik. Gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober sejauh ini difokuskan pada pertukaran tahanan dan penyaluran bantuan.

Tahap selanjutnya yang diusulkan mencakup penarikan penuh militer Israel dari Gaza. Rencana ini juga meliputi pelucutan senjata Hamas serta dimulainya rekonstruksi di bawah pemerintahan transisi.(*)

Hide Ads Show Ads